/Menikmati Keindahan Sunrise Di atas Gunung Batur Yang Tak Mungkin Terlupakan

Menikmati Keindahan Sunrise Di atas Gunung Batur Yang Tak Mungkin Terlupakan

WISATABLOID.com – Gunung Batur  adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Objek Wisata Gunung Batur di Kintamani Bangli Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Kepopuleran Gunung Batur di Kintamani memang tidak bisa diragukan lagi. Hal ini ditandai dengan banyaknya jumlah pengunjung tiap tahunnya. Apalagi pengunjung yang berasal dari luar Negeri maupun dalam negeri. Menjadi Geopark pertama yang ada di Indonesia bukanlah isapan jempol belaka. Sebab di sini Anda akan menemukan sejarah berupa cerita-cerita yang menarik.

Puncak Gunung batur memiliki ketinggian 5633 kaki atau sekitar 1717 meter. Di lereng gunung batur terdapat sebuah danau yang juga disebut sebagai danau batur,  Ketika kita mendaki di Gunung Batur ini, di setengah perjalanan menuju puncak, kita sudah dapat menyaksikan keindahan danau batur yang menakjubkan.

Konon menurut cerita dalam Lontar Susana Bali, Gunung Batur merupakan puncak dari Gunung Mahameru yang dipindahkan Batara Pasupati untuik dijadikan Sthana Betari Danuh (istana Dewi Danu). Pada waktu tertentu, seluruh umat Hindu dari berbagai daerah di Bali datang ke Batur menghaturkan Suwinih untuk mengusir bencana hama yang menimpa ladang mereka. Dengan menghantarkan suminih ini maka kawasan gunung Batur menjadi daerah yang subur.

Gunung Batur Bangli menjadi tujuan wisata populer bagi para pecinta wisata petualangan terutama untu rekreasi trekking, bahkan untuk tempat camping/ kemping di Bali. Para pendaki ini menjadikan Gunung Batur sebagai tempat mendaki wajib, untuk menyaksikan keindahan sunrise dari puncaknya.

Lama perjalanan normal pendakian dari start point di desa Toya Bungkah sekitar 2 jam perjalanan, sehingga anda harus memulai pendakian dari jam 3 pagi dini hari, agar sampai di puncak Gunung Batur jam 5 pagi, untuk menyaksikan panorama alam sunrise serta keindahan danau Batur dan alam sekitarnya di kawasan Bangli. Jika anda berada di wilayah Bali Selatan seperti Kuta, Nusa Dua ataupun Sanur butuh waktu sekitar 2 jam dengan kendaraan menuju start point pendakian.

Kawasan sekitar gunung Batur di Kabupaten Bangli ini memang menawarkan tujuan wisata indah yang melengkapi daftar objek wisata di pulau Bali, selain desa Penelokan (Kintamani) dan Gunung Batur, danau bulan sabitnya juga terlihat indah dikelilingi oleh gunung Abang yang juga merupakan bagian kaldera tertinggi dari gunung Batur.

Tidak hanya itu saja kita juga  dapat melihat kawah kaldera dan danau yang begitu populer hingga ke mancanegara. Danau ini terlihat eksotis, sebab air danaunya memiliki warana hijau kebiru-biruan. Anda akan menemukan danau ini sebelum mencapai gunung. 

Jika sudah berada di puncak Gunung Batur, Anda dapat berburu sunrise terindah di Bali. Tak hanya menikmati sunrise, Anda juga akan dibuat takjub dengan pemandangan Gunung Agung dan pucuk-pucuk Gunung Rinjani di arah timur. Untuk mendapatkan sunrise di puncak Gunung Batur, Anda harus berkendara dari Denpasar. 

Sekitar dua jam perjalanan, Anda akan sampai di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kecamatan ini adalah pintu gerbang untuk mendaki tempat wisata Gunung Batur. Usahakan Anda sudah berada di kaki Gunung Batur pada dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA.

Lereng gunung Batur juga sempat menjadi tempat galian C, pasir dan batu gunung Batur Bangli ini memiliki kualitas yang baik sebagai material bahan bangunan, namun dengan pertimbangan merusak alam tempat ini ditutup untuk galian C.

Kalau dulu biasanya berkunjung ke Toya Bungkah ataupun pura Ulun Danu selalu dipenuhi oleh truk-truk pengangkut material gunung, kini sangat jarang kita temukan. Apalagi setelah kawasan ini ditetapkan menjadi Geopark oleh badan dunia Unesco pada tanggal 20 September 2012, sehingga alam tersebut tetap lestari dan menjadi warisan geologis yang berguna bagi anak cucu, di tempat ini akan dibangun museum Geopark pertama di Indonesia.

Geopark Batur diharapkan keberadaanya tetap berkelanjutan sehingga bermanfaat bagi masyarakat secara luas, bisa untuk edukasi, konservasi, wisata dan pemberdayaan masyarakat.