WISATABLOID.com – Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Damai berperan aktif dalam kampanye penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat khususnya bagi anak-anak seiring dengan kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat oleh pemerintah.
Kegiatan sosialisasi dilakukan di TK Bait Al-Falah, Pondok Ranji, Tangerang Selatan, yang diikuti siswa/siswi TK Bait Al-Falah dan didukung oleh kepala sekolah dan seluruh staf pengajar TK Bait Al-Falah pada 23 Mei silam. Ketua kegiatan kampanye penerapan protokol kesehatan mahasiswa UNM, Akhmad Yasir, dalam keterangannya mengatakan, sosialisasi ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa UNM sebagai gerakan proses pemberdayaan diri untuk kepentingan masyarakat.

Kebijakan pemerintah yang mulai memberikan kelonggaran kegiatan masyarakat tentu akan meningkatkan mobilitas yang juga turut berpengaruh terhadap anak-anak. Penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin harus tetap dapat dilakukan dan disadari sepenuhnya oleh masyarakat, termasuk anak-anak,” kata Akhmad Yasir.
Dalam kegiatan tersebut Akhmad Yasir bersama mahasiswa UNM Kampus Damai lainnya yakni Feni Parsita, Irma Febriani dan Abdul Mu’ti Mausul Fahmi menyesuaikan materi dan cara sosialisasi yang interaktif dan menyenangkan seperti penayangan video agar dapat mudah diterima oleh anak-anak.
Materi yang disampaikan antara lain perilaku 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Para mahasiswa menjelaskan bagaimana cara menerapkan perilaku 3M yang benar. Serta yang tidak kalah penting adalah mempraktikkan ulang cara memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Dalam kesempatan itu Yasir juga mengajak partisipasi aktif orang tua dan guru atau pihak sekolah harus mengawasi dengan ketat protokol kesehatan pada anak. Termasuk memberikan contoh yang baik dan benar terkait protokol kesehatan kepada anak-anak.
Tema penyuluhan yang diambil sangat sesuai dengan perilaku new normal, yaitu perubahan perilaku untuk tetap melakukan aktivitas normal dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. Secara sederhana, new normal ini hanya melanjutkan kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dilakukan selama masa pandemi COVID-19,” kata Akhmad Yasir.
