Home / Gaya Hidup / Rise & Grind Di Artotel Thamrin Jakarta
Rise & Grind

Rise & Grind Di Artotel Thamrin Jakarta

Rise & Grind

Sampai akhir bulan Agustus nanti, Artotel Thamrin – Jakarta untuk pertama kalinya menyelenggarakan pameran seni yang mengusung seni underground dengan unsur edgy dan sesuatu yang ekstrim dalam tema yang unik pula yaitu, “Rise & Grind”.

Art Manager ARTOTEL Indonesia, Safrie Effendi dalam jumpa media memaparkan, “tema unik kali ini, boleh dibilang terinspirasi dari “Rise & Shine” di pagi hari. Namun melalui sifat keras dan tangguh menjadi “Rise & Grind” dengan karya seni urban underground yang menarik”.

Dalam pameran ini melibatkan sekelompok seniman muda yang berangkat dengan ambisi kuat dengan sifat yang keras dan tangguh. Sekelompok seniman ini tergabung di Studio Asylum, yaitu sekelompok perupa seni yang berangkat dari profesi muralist, tattooist dan musisi di Jakarta.

Sentuhan karyanya mengandung unsur rebel atau pemberontakan yang diluar imajinasi dengan ketidaksadaran namun tetap memiliki seni urban kontemporer yang kental.

Studio Asylum bersama para seniman yang terdiri dari, Safrie Effendi, Danang Prihantoro dan Mikhaela Cherry Virginia dalam pameran kali ini karya-karya dalam warna-warna cerah dan eksentrik dengan model tengkorak yang dominan besarnya.

Selain itu, karya-karya didalam pameran “Rise & Grind” ini tampil dengan pola seni yang lebih ekspresif. Seperti dapat terlihat karya mereka banyak yang terinspirasi dari beberapa seniman luar antara lain William Blake, Alex abu-abu, Alfred Kubin, Zdislaw Beksinki, Dan Mumford, Carlos Torres atau Francisco Goya ke Edgar Allen Poe. [McL/011]

Leave a Reply