Home / Destinasi / Ranumnya Jelajah Ranu Jadi Perjalanan Wisata Andalan Lumajang
Ranu Klakah

Ranumnya Jelajah Ranu Jadi Perjalanan Wisata Andalan Lumajang

 

Ranu Klakah, Ranu Pakis dan Ranu Bedali

Ranu Klakah 1

Ketiga ranu ini memiliki kesamaan dalam keindahan latar belakang dan berada dilereng Gunung Lamongan yang tingginya mencapai hingga 1.668 mdpl. Hingga bila dilihat dari letak geografis antara ketiga ranu ini pun berpola segitiga dengan masih sangat alaminya ketiga ranu ini begitu mempesona lewat panorama yang sangat luas juga indah. Dapat juga keindahan ketiga ranu ini dilihat dari ketinggian pada sensasi matahari terbit sembari menikmati beberapa aktifitas wisata seperti, rakit bambu tradisional atau memancing ikan.

Keindahan aktifitas pagi hari penduduk sekitar di Ranu Klakah yang berlatar belakang langsung Gunung Lamongan merupakan momen yang tidak boleh terlewat kan oleh para wisatawan yang terlebih mempunyai hobi fotografi. Langit keemasan seakan mengikuti gerak siluet para nelayan yang hilir mudik dengan perahunya. Belum lagi kicauan dan gesit terbangnya burung-burung semakin memperindah ranu yang terluas diantara ketiga ranu yang berada dilereng Gunung Lamongan.

Ranu Pakis

Bergeser sedikit menuju Ranu Pakis di desa Ranu Pakis yang masih dalam kecamatan Klakah dengan luas sekitar 50 hektar dan kedalaman sekitar 26 meter. Para wisatawan kembali disuguhkan pemandangan para pencari ikan dengan rakit bambu ditengah siraman cahaya matahari yang mulai diatas kepala. Hijaunya hutan yang mengelilingi ranu sangatlah memberikan kesegaran untuk dilihat.

Keindahan dari ranu yang masih sangat alami ini, juga dapat dinikmati dari ketinggian di atas bukit. Dari tepi tebing atau bukit yang juga merupakan jalan utama untuk memasuki kawasan ranu ini, para wisatawan dapat melihat iluas ndahnya Ranu Pakis yang dikelilingi rimbunnya pepohonan nan hijau. Terkadang menurut penduduk setempat juga masih telihat sekumpulan kera liar berdatangan. Namun, yang sangat terdengar dan terlihat dengan jelas adalah kicauan burung yang bersahutan seakan menyambut gembira para wisatawan yang datang.

Ranu Bedali 6

Dan yang menjadi tujuan terakhir pada ‘Jelajah Ranu’ adalah Ranu Bedali yang untuk menikmatinya, para wisatawan dapat berada pada ketinggian 700 meter dari permukaan laut dengan letak yang menjorok ke bawah hingga dapat kembali menikmati kembali aktifitas para penduduk sekitar yang sedang menjaring ikan.

Dari ketinggian ini sudah tersedia pendopo-pendopo kecil untuk bersantai sambil sesekali dapat mengabadikan gambar pada spot-spot yang telah tersedia seperti; rangkaian bunga-bunga besar, coretan-coretan mural yang begitu kreatif hingga sepeda ontel berwarna putih yang khas. Fasilitas-fasilitas yang begitu rapih dan lengkap ini menandakan destinasi wisata ranu ini telah siap menerima para wisatawan yang datang.