Home / Bisnis / Pariwisata Samosir Mendapat Dukungan Citilink Indonesia Untuk Internasionalisasi
Citilink Samosir

Pariwisata Samosir Mendapat Dukungan Citilink Indonesia Untuk Internasionalisasi

Citilink Samosir

Melalui acara Horas Samosir Fiesta, Maskapai Berbiaya Hemat (LCC) Citilink Indonesia mendukung internasionalisasi pariwisata Kabupaten Samosir yang dituangkan dalam suatu penandatanganan nota kesepakatan kerjasama.

“Citilink Indonesia sangat bangga dapat turut serta mendukung internasionalisasi pariwisata Kabupaten Samosir yang merupakan salah satu lokasi geopark di dunia, sehingga dapat mendorong status geopark Samosir setara dengan Grand Canyon di Amerika Serikat,” kata Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian saat jumpa media.

Keindahan kabupaten Samosir yang dikelilingi Danau Tobanya layak disejajarkan dengan geopark lainnya di dunia dengan hamparan danau yang luasnya mencapai 100 kilometer di ketinggian 905 meter di atas permukaan laut.

Untuk itu, Citilink Indonesia mendukung kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, untuk mendorong perkembangan infratruktur yang diperlukan untuk sektor pariwisata yang kaya akan kegiatan budaya sepanjang tahunnya.

Geopark adalah sebuah konsep manajemen sumber daya keragaman bumi (geodiversity) yang mencakup geologi, biologi, sosio cultural dan pariwisata.

Citilink Indonesia juga melihat potensi yang besar di Kabupaten Samosir, menyusul Danau Toba merupakan salah satu geopark di atas gunung yang terbesar di dunia, sehingga dapat menarik wisatawan, terlebih lagi wisatawan asing.

Hal ini didukung dengan angka pertumbuhan jumlah wisatawan yang terus naik dari tahun ke tahun 175,46 wisatawan pada tahun 2015 menjadi 190,72 wisatawan pada tahun 2016 dan melonjak 45,79 persen pada tahun 2017 sebanyak 278.05 wisatawan.

Kegiatan daerah Di Kabupaten Samosir akan mengembangkan pariwisata ke level nasional bahkan internasional mengingat sektor pariwisata akan menjadi salah penyumbang devisa terbesar pada 2019, yang terlihat dari pertumbuhan PAD sebesar 81 persen dari Rp39 milyar pada tahun 2016 menjadi Rp70,9 milyar pada tahun 2017.

Citilink Indonesia juga membidik untuk membuka rute penerbangan regional di tahun ini yang diawali dengan rute-rute baru di kawasan Asia Tenggara.

Hingga saat ini Citilink Indonesia telah terbang ke 65 rute penerbangan dan 268 frekuensi penerbangan setiap harinya ke 32 kota di Indonesia dan regional. [iST]