Home / Gaya Hidup / Kota Budaya Solo Pancarkan Pesona Wisata Belanja

Kota Budaya Solo Pancarkan Pesona Wisata Belanja

SGS 2017

Melalui event tahunan Solo Great Sale (SGS) selama satu bulan penuh, pada tanggal 1-28 Februari 2017 mendatang, kota Solo akan memanjakan para wisatawan belanja dengan banyak pesta potongan harga.

Dengan mengangkat tema “Ceria Bersama Pesona Belanja Kota Budaya”, SGS kali ini akan digelar pada semua pusat perdagangan dan perbelanjaan; hotel & restoran; pertokoan, serta outlet bisnis lainnya yang ada di kota Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam peluncurannya SGS oleh Menteri Pariwisata Dr Ir Arief Yahya MSc bersama Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, menegaskan pelaksanaan yang sudah memasuki tahun ke-3 ini akan semakin memperkuat branding Kota Solo sebagai kota budaya, destinasi wisata & kota MICE.

Menpar Arief Yahya menambahkan, “melalui SGS juga dapat diproyeksikan akan menghasilkan transaksi sebesar Rp 200M, atau naik 30% dari capaian tahun lalu Rp 125M. Kunjungan wisatawan ditargetkan 250.000 orang, yang menginap di hotel 150 ribu. Maka events ini betul-betul akan berdampak signifikan terhadap perekonomian lokal di Solo, dari sektor pariwisata”.

“Nantinya akan ada keterlibatan 1.500 tenant dalam kegiatan SGS 2017 juga dapat menunjukan kekompakan seluruh stakeholder Kota Solo dalam melakukan BAS (Branding/PR-ing, Advertising, dan Selling). Terutama untuk kegiatan selling di mana peran pelaku usaha lebih besar, sedang pemerintah memberikan pendukungan atau fasilitator”, tegas Menpar Arief Yahya.

Sementara itu Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo turut menjelaskan, “tujuan terutama SGS 2017 ini adalah upaya untuk menggerakan perekomian masyarakat maupun dunia usaha. Yang juga sekaligus menjadi komitmen Pemkot Surakarta dan KADIN Kota Surakarta dalam memperkuat branding dan mendorong iklim bisnis dan investasi yang kondusif bagi pelaku usaha di Surakarta”.

“Apalagi bila melihat siklus pergerakan ekonomi dan bisnis yang terjadi di bulan Februari, hampir seluruh sektor usaha mengalami perlambatan (low season) untuk ini diperlukan stimulasi kegiatan promosi efektif yang mampu lebih menggeliatkan ekonomi”, tambah FX Hadi Rudyatmo.

Untuk memeriahkan SGS 2017, akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan lain selama Februari 2017 di Kota Solo. Seperti Solo Imlek Festival (Chinese Traditional & Cullinary and Flying Lampion), Haul Habib Ali Bin Muhammad al Habsyi, Grebeg Sudiro (sedekah bumi, grebeg & kembang api), Festival Jenang; Hari Jadi Kota Solo, Pameran Produk UKM; Festival seni budaya; Solo Fashion Paradise; Otomotif & Realestate Expo; Solo Karnaval; kreatifitas tenant; dan hiburan lainnya.

Leave a Reply