Home / Bisnis / IVENDO Deklarasikan Diri Jadi Wadah Resmi Para Penggiat Industri Event
Ivendo

IVENDO Deklarasikan Diri Jadi Wadah Resmi Para Penggiat Industri Event

Ivendo

Terdiri dari 15 Komunitas dan Asosiasi Industri Event & MICE di Indonesia, IVENDO atau Indonesia Event Industri Council hadir untuk mengikuti perkembangan dan pembangunan industri event yang tengah tumbuh dengan pesatnya tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Mulai dari; AELI (Asosiasi Experiential Learning Indonesia), EOC INDONESIA (Event Organizer Community Indonesia), EVENT EXHIBITION INFORMATION, EVENT ARCHITECT, EO INDONESIA (Event Organizer Indonesia), HASTANA (Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan), IMARINDO (Ikatan Manager Artis Indonesia), INDONESIA CREATIVE PEOPLE, IPOS (Indonesia Professional Organizer Society), JAKARTA MICE COMMUNITY, PEI (Pekerja Event Indonesia), PaSKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia), RMI (Rental Muslim Indonesia), RI (Rental Indonesia) hingga SLLR (Sound Lighting LED Rigging Owner) menjadi bagian dalam dari awal IVENDO dan masih menunggu para pelaku serta penyedia penyelenggaraan acara lainnya.

Dipercayakan untuk menjadi Ketua Umum IVENDO yang pertama adalah Mulkan Kamaludin dengan didampingi Wakil Ketua Umum – Irvan Mahidin, Sekertaris Jendral – Harry D. Nugraha, Wakil Sekjen – Abby Krisnamurti, Sekretaris – Madasari KD dan Bendahara – Miranti Adriana dengan tugas serta program kerja yang telah siap dikerjakan.

Dalam jumpa media setelah dilantik Ketua Umum IVENDO, Mulkan Kamaludin mengatakan, “proses pembentukan IVENDO berawal dari beberapa orang yang peduli pada perkembangan industri event. Dengan satu pemikiran untuk membuat suatu organisasi yang bersifat nirlaba. Dikelola secara mandiri, independen dan profesional tanpa meninggalkan unsur-unsur sosial dan kemasyarakatan”.

“Untuk fondasi kami semua akan bergerak dengan azas kekeluargaan, persatuan dan kesatuan dengan mengutamakan rasa setia kawan dan persaudaraan yang berlandaskan Pancasila sebagai satu-satunya azas yang berlaku di tanah air”, tambah Mulkan.

“Dan program kerja utama akan dikerjakan dalam waktu secepatnya adalah, sosialisasi ke para pemangku-kepentingan industri pariwisata di tanah air, termasuk didalamnya mengajak para pengusaha & pekerja event untuk bergabung. Kemudian, mendorong lahirnya regulasi baru yang mendorong industri event untuk dapat diterima dalam arti seluas-luasnya di masyarakat dan disejajarkan dengan industry kreatif lainnya. Serta membangun pemerataan kapasitas dan kapabilitas penggiat industri event di seluruh Indonesia melalui standarisasi kompetensi dan program pelatihan yang merata dan berkesinambungan”, pungkas Mulkan.