Home / Bisnis / Festival Budaya Minangkabau 2018 Penuh Atraksi Budaya Khas Pagaruyung
Sumbar

Festival Budaya Minangkabau 2018 Penuh Atraksi Budaya Khas Pagaruyung

Sumbar

 

 

 

 

 

Bumi Minang, Sumatera Utara tepatnya di Tanah Datar akan mengelar Festival Minangkabau atau yang dikenal dengan Festival Pagaruyung 2018.

Event budaya tahunan Kabupaten Tanah Datar ini akan dihelat, besok tanggal 28 November hingga tanggal 2 Desember 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mendukung penuh adanya kegiatan ini. Apalagi eventnya bertaraf internasional dan termasuk dalam 100 Wonderful Indonesia.

“Sumatera Barat cukup banyak melaksanakan event. Terdapat 132 event dalam setahun. Dan, ada 3 event yang masuk dalam top seratus event nasional, yakni Sawahlunto Internasional Music Festival, TdS dan Festival Pagaruyung yang kita populerkan juga sebagai Pesona Minangkabau,” ujar Menpar Arief Yahya.

Untuk pengembangan pariwisata di Sumbar, Menpar mengatakan memakai rumus 3A (Atraksi, Amenitas dan Aksebilitas). Yang didukung pertama adalah kulinernya yaitu randang. Randang adalah makanan terbaik tingkat dunia dan oleh Kemenpar sudah ditetapkan sebagai satu di antara 10 national food.

“Ganjarannya adalah randang sudah kami promosikan ke 100 restoran indonesia yang ada di seluruh dunia” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Oni Yulfian mengatakan, kegiatan ini dihelat di sejumlah lokasi. Namun dipusatkan di Istano Basa Pagaruyung. Akan banyak menampilkan berbagai macam jenis kegiatan.

Sumbar1

 

 

 

 

 

Seperti Tari Massal Authentic Minangkabau, Makan Bajamba bersama, Pagelaran Silat Raja se-Nusantara, Festival Manampih Bareh dan Manumbuak Kopi, dan Festival Marandang jo Malamang.

“Kegiatan lainnya, ada Fashion Show Authentic Minangkabau, Pacu Jawi Nagari Padang Laweh, Seminar dan Forum Kaba Rantau, Festival 1000 Randai, Pagaruyung Run, Hiburan Artis Minang, Pagelaran Seni Budaya Spesifik Minangkabau dan Pagaruyung Expo,” sebut Oni.

Tak ketinggalan ada Makan Bajamba Bersama, Penyerahan Rekor MURI 2018, Persembahan Budaya Serumpun dari Riau dan Malaysia, serta Pasar Van Der Capellen. Pameran Benda-Benda PusakaGedung Maharajo Dirajo dan Lomba Permainan Anak Nagari juga turut meramaikan.

“Puncak acara yang paling menarik adalah arak-arakan para Bundo Kanduang. Yaitu para ibu arak-arakan sambil menjujung nampan berisi makanan yang disebut Jamba. Para bundo kanduang ini berasal dari lebih 110 Nagari dari seluruh wilayah Kabupaten Tanah Datar. Bisa dibayangkan ragam corak pakaian dan hiasan yang digunakan?” Papar Oni.

Pagaruyung yang terletak di kota Batusangkar, ibukota Kabupaten Tanah Datar. Jika datang dari luar Sumatera Barat, begitu mendarat di Bandara menggunakan mobil hanya membutuhkan waktu lebih kurang 2 jam.

Di Bandar Udara Minangkabau yang merupakan gerbang Sumatera Barat tersedia berbagai jenis angkutan umum menuju kota Batusangkar.

“Dijamin tidak akan kesulitan. Begitu sampai di lokasi, pengunjung juga bisa menemukan penginapan atau hotel dengan tarif terjangkau,” pungkas Oni.