Home / Bisnis / Danau Toba dan Danau Batur Jadi Destinasi Persahabatan Simalungun dan Bangli

Danau Toba dan Danau Batur Jadi Destinasi Persahabatan Simalungun dan Bangli

JR Terima Bupati Bangli

Bupati Bangli, I Made Gianyar bersama 25 orang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kabupaten Bangli melakukan kunjungan kerja balasan ke Kabupaten Simalungun selama tiga hari.

Dalam jumpa media di Simalungun City Hotel, Bupati Bangli mengatakan banyak hal yang dapat di amati, tiru, dan modifikasi (ATM) untuk pengembangan pariwisatanya saat berkunjung ke Danau Toba dari pintu masuk Kabupaten Simalungun.

Dikatakan Bupati Bangli, secara geografis, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Simalungun memiliki kesamaan, yaitu sama-sama memiliki Danau. Jika Simalungun memiliki Danau Toba, maka Bangli pun memiliki Danau Batur. Dan, kedua danau ini pun masuk dalam daftar geopark nasional.

Harus diakui, kata Bupati Bangli, bahwa tata kelola Danau Toba di Simalungun sangat bagus. Dibandingkan dengan Danau Batur. Tatakelola yang ada di Danau Toba ini mampu menggerakan pendapatan dan perekonomian penduduk sekitar area Danau Toba di Simalungun.

“Ini patut diamati, ditiru, kemudian dimodifikasi (ATM) untuk kemudian di aplikasikan di Bangli. Kita harus belajar perda tentang pengelolaan warisan geopark dan lingkungan untuk diterapkan di kawasan kaldera Danau Batur. Setidaknya mampu menggerakan perekonomian dan pendapatan untuk satu desa yang berada di area Danau Batur, ” ungkap Bupati Bangli.

Bupati Bangli pun mengaku bahagia, karena disambut ramah oleh penduduk Danau Toba yang berada di Kabupaten Simalungun. “Saat kami berada di restoran Toredo, kami disambut seperti keluarga sendiri oleh sang pemilik restoran yang telah berusia 94 tahun. Sapta pesona di kawasan Danau Toba sudah cukup bagus,”.

Meski demikian, Bupati Bangli ini pun memberikan catatam khusus tentang pariwisata di Danau Toba khususnya dari pintu masuk Kabupaten Simalungun. Catatan tersebut diantaranya adalah aksesbilitas yang dirasakan masih sangat jauh baik dari Bandara Kualanamu maupun dari pusat Kabupaten Simalungun.

Sementara itu, JR Saragih, Bupati Simalungun menanggapi positif hasil kunjungan kerja Bupati Bangli ke daerahnya. Ia pun mengakui memang banyak kelemahan yang harus terus diperbaiki dan ditingkatkan sektor pariwisatanya. Mulai dari sumber daya manusianya (SDM), aksesbilitas dan sentra souvenir ciri khas Simalungun.

“Masyarakat di Simalungun tadi dikatakan sudah ramah itu benar. Akan tetapi mengenai SDM kita sendiri masih merasakan sangat kurang. Tidak seperti di Kabupaten Bangli. Sebab, sekolah menengah kejuruan (SMK) pariwisata yang ada di Simalungun baru genap dua tahun. Artinya belum menghasilkan SDM di lapangan,” terang JR Saragih.

Terkait aksesbilitas pun menjadi fokus perhatian Kabupaten Simalungun. JR Saragih menyatakan sesuai janji Presiden saat berkunjung ke Simalungun, Presiden berjanji akan membuat moda transportasi berupa kereta api ekspres dari Kualanamu langsung ke Danau Toba.

“Anggaran telah disiapkan oleh Kabupaten aaimalungun tinggal menunggu proses administrasi di tingkat pusat. Jika proses administrasi ini selesai maka segala persiapan akan langsung kami kerjakan. Sehingga masalah transportasi ini segera teratasi,” jelas Bupati Simalungun.

“Untuk menyikapi berbagai masukan terkait souvenir atau sentra oleh-oleh khas dari Simalungun. Saya juga telah menginstruksikan ke dinas pariwisata dan perindustrian untuk secepatnya menyikapi hal ini. Agar kedepannya wisatawan yang berkunjung Danau Toba tidak kecewa,” tutup Bupati Simalungun, JR Saragih.

Leave a Reply