Home / Destinasi / Brrrr!! Sejuknya Green Canyon
image

Brrrr!! Sejuknya Green Canyon

image

Bila sudah sampai di Pantai Pangandaran, Jawa Barat tak ada salahnya bila melanjutkan perjalanan wisata ke tempat yang mendapat sebutan sebagai surga yang tersembunyi.

Sedikit berlebihan mungkin, namun setelah melihat keindahannya yang hijau penuh kerimbunan hingga dapat merasakan kedamaian dalam ketenangan. Sebutan tersebut mungkin sedikit ada benarnya.

Surga tersembunyi ini sebenarnya adalah Cukang Taneuh yang berada di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Namun pada tahun 1993 nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang wisatawan sekaligus pencita alam asal Perancis.

Berjarak satu jam perjalanan dengan mobil pribadi dari Pantai Pangandaran yang ketika tiba, para wisatawan akan langsung dihadapkan udara nan sejuk diatas lintasan sungai dengan aliran air dingin diantara tebing kokoh yang tinggi menjulang dan membelah lembah hijau nan rimbun.

Mungkin, asal dari sebutan ini karena mirip dari suatu tempat wisata di benua Amerika yaitu Grand Canyon. Namun kemiripan yang sama-sama berbentuk sungai yang kiri-kanannya di apit oleh bebatuan itu dibedakan oleh warna dan tebing yang lebih tinggi sangat menjulang.

Untuk menikmati kesejukan dan keindahan Green Canyon yang sudah menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Jawa Barat ini dapat dimulai dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB ini berlaku baik untuk hari biasa maupun libur yang mana selalu dipadati pengunjung.

Namun, hari libur pada musim hujan pun dapat mengagalkan perjalanan. Karena besar kemungkinan Green Canyon akan ditutup akibat debit air yang meningkat. Dan waktu terbaik adalah pada saat musim kemarau, karena air sungai akan berwarna hijau tosca nan jernih dan lebih tenang.

Untuk perjalanan untuk menyusuri Green Canyon juga ada dua cara yaitu dengan menyewa perahu seharga Rp 125.000 untuk kapasitas maksimal enam orang. Termasuk mendapat pelampung untuk berenang sekitaran Cukang Taneuh yang mana sebagai tempat parkir perahu.

image

Dapat pula dengan cara ‘Body Rafting’ yaitu dengan memakai pelampung dan helm lengkap berenang mengikuti arus yang kurang lebih 1 jam saja untuk melewati sungai sejuk ini dengan air berwarna hijau jernih tosca.

Dalam perjalanan ini juga dapat melihat kehidupan di bantaran sungai. Yang dapat sesekali terlihat rumah dari para penduduk yg kadang sedang mancing atau menjala ikan.

Namun yang pasti pemandangan hijaunya daun-daun pakis bercampur lumut pada stalaktit – stalaktit yang sangat tinggi menjulang bersama batu – batu besar dengan air yang tanah menetes dengan derasnya.

Adapula air terjun kecil dikiri kanan yang sangat menawan hingga sebuah gua yang dihuni oleh kawanan kalelawar. Namun yang unik dan berani memanjat terdapat sebuah kolam yang konon dipercaya penduduk setempat dipakai oleh para bidadari untuk mandi.

Sungguh sebuah keindahan dan unik tidak akan ada habisnya di Green Canyon yang hijau alami ini dan dapat dipastikan sehabis menikmatinya pikiran dan badan menjadi segar dan tak sabar untuk kembali lagi.

Leave a Reply