Home / Gaya Hidup / Inovasi HIC Dalam Hospitality 3.0
HIC

Inovasi HIC Dalam Hospitality 3.0

HIC

Sebagai komunitas profesional dengan misi untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan profesionalisme anggotanya, HIC (Hospitality Industry Community) kembali mengelar sebuah talkshow inovasi yang penuh motivasi untuk fokus dengan berbagi pengalaman Sales dan Marketing.

Bertempat di Harris Vertu Jakarta, talkshow yang selain dihadiri ratusan para Sales dan Marketing hotel juga diramaikan oleh kehadiran anggota dari travel agent kenamaan di Jakarta. Mengikuti dan mencermati paparan bertema Hospitality 3.0 dari Praktisi Sales dan Marketing, Harry D. Nugraha.

Ketua HIC, Jonathan Mokalu menjelaskan, “pada dasarnya acara ini kembali di buat HIC untuk semua rekan-rekan kita yang berkerja di perhotelan terutama yaitu rekan sales dan marketing yang masih butuh ilmu-ilmu baru dan untuk selalu belajar dari para senior yang akan membagikan pengalaman-pengalaman terbaiknya”.

Sementara dari Pembina HIC, Raymond berharap melalui acara ini HIC dapat mendidik dan memberikan sistem terbaru yang lebih bagus lagi untuk lebih menata persaingan perhotelan yang makin lebih banyak dengan cara jualan yang semakin beragam untuk mendukung sektor pariwisata yang juga tengah digerakan oleh pemerintah”.

“Dengan adanya persaingan dalam pertumbuhan hotel ini hendaknya jangan dijadikan problem atau kendala namun dapat menjadi suatu motivasi bersama HIC untuk semakin profesional dalam menjual produk-produk dari hotel dari tempat mereka kerja dengan mencari dan membaca keunggulan-keunggulan dari semua fasilitas dari hotel tersebut”, tambah Raymond.

Paparan dengan tema Hospitality 3.0 ini menurut, Praktisi Sales dan Marketing, Harry D. Nugraha adalah sebuah gagasan sederhana tentang keramahan personal yang telah hilang ditengah industri pariwisata yang menumbuhkan hotel-hotel baru beriringan dengan kemajuan teknologi yang kedepannya tetap akan menjadi tools saja.

“Melalui keramahan personal dalam Hospitality 3.0 ini para teman-teman Sales dan Marketing akan diajak untuk dapat menimbulkan kembali dasar hubungan yang mengedepankan rasa keakraban yang lebih personal hingga dapat memberikan kenyamanan para tamu hotel yang datang,” pungkas Harry. [iST/MCL]